TUGAS
MAKALAH
ADMINISTRASI DAN UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI

OLEH :
NAMA : ARIFUDIN
NIM :
GAB 112 133
KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA
2013
KATA
PENGANTAR
Puji syukur penulis telah panjatkan
atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, sang Pencipta alam semesta, manusia, dan
kehidupan beserta seperangkat aturan-Nya, karena berkat limpahan rahmat,
taufiq, hidayah serta inayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
dengan tema Administrasi Dengan
Unsur-Unsur Administrasi” yang sederhana ini dapat terselesaikan
tidak kurang daripada waktunya.
Maksud
dan tujuan dari penulisan makalah ini tidaklah lain untuk memenuhi salah satu
dari sekian kewajiban mata kuliah Administrasi Negra serta merupakan
bentuk langsung tanggung jawab penulis pada tugas yang diberikan.
Demikian pengantar yang dapat penulis
sampaikan dimana penulis pun sadar bawasannya penulis hanyalah seorang manusia
yang tidak luput dari kesalahan dan kekurangan, sedangkan kesempurnaan hanya
milik Tuhan Azza Wa’jala hingga dalam penulisan dan penyusununnya masih jauh
dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif akan
senantiasa penulis nanti dalam upaya evaluasi diri.
Akhirnya penulis hanya bisa berharap,
bahwa dibalik ketidak sempurnaan penulisan dan penyusunan makalah ini adalah
ditemukan sesuatu yang dapat memberikan manfaat atau bahkan hikmah bagi
penulis, pembaca, dan bagi seluruh mahasiswa-mahasiswi.
Palangka
Raya, 22, Maret, 2013
DAFTAR ISI
KATA
PENGNTAR................................................................................................................................................i
DAFTAR
ISI............................................................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.
A.
LATAR BELAKANG..............................................................................................................................1
B. RUMUSAN
MASALAH.........................................................................................................................2
C.
TUJUAN PENULISAN..........................................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN ADMINISTARASI.....................................................................................................3
B. POKOK-POKOK
PEMIKIRAN
ADMINISTRASI..........................................................................4
C. BEBERAPA FUNGSI
ADMINISTRASI MENURUT PARA AHLI............................................4
D. HUBUNGAN
ANTAR MAKNA DAN DEFINISI
ADMINISTRASI..........................................5
E.
UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI.....................................................................................................5
BAB III PENUTUP.
A.
KESIMPULAN. .......................................................................................................................................6
B.
SARAN.......................................................................................................................................................6
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang.
Setiap orang
tentu mempunyai tujuan dan berusaha untuk mencapainya. Tujuan itu akan berbeda
bagi setiap orang antara lain karena pengaruh pengetahuan dan pengalaman yang
berbeda. Namun demikian , setiap orang akan sama dalam satu hal yaitu ingin
mempertahankan dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Memepertahankan dan memenuhi
kebutuhan hidup ini dapat dianggap sebagai tujuan pokok manusia. Untuk mencapai
tujuan itu orang harus melakukan aktivitas-aktivitas (kegiatan) tertentu.
Disinilah mulai timbulnya administrasi dan orang yang melakukan administrasi
tersebut dinamakan administrator. Dengan demikian, siapapun dapat melakukan
administrasi.
Manusia selalu
hidup berkelompok dalam menjalankan kehidupannya. Salah satu kelompok itu ialah
sebuah kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Segenap proses
penyelenggaraan dalam setiap usaha kerja sama dari sekelompok orang untuk
mencapai tujuan tertentu dipelajari oleh suatu cabang ilmu , yang disebut Ilmu
Administrasi.
Ilmu
Administrasi merupakan suatu ilmu yang luas coraknya. Sebab ilmu ini menerima
sumbangan-sumbangan berbagai pengertian, cara pemikiran, dan cara pendekatan
dari cabangcabang ilmu lainnya. Sebagai pengetahuan sistematis, ilmu ini
mewujudkan berbagai pernyataan yang mempunyai bentuk preskripsi dan berbagai
proposisi berupa prinsip ilmiah, kaidah ilmiah, dan teori ilmiah.
Oleh karena
manusia secara kodrat terbatas kemampuannya maka ada kalanya dia tidak dapat
melakukan kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuannya itu sendirian saja. Untuk
itu dia harus menggunakan tenaga orang lain dalam arti bekerja sama dengan
orang lain dalam mencapai tujuannya, atau berorganisasi. Dalam organisasi ini
diperlukan pula manajemen yaitu usaha untuk mengkoordinasikan semua tugas yang
dilakukan oleh orang-orang dan mengarahkannya kepada tujuan yang hendak
dicapai. Dengan demikian, organisasi dan manajemen adalah merupakan sarana dari
administrasi.
Dari uraian
diatas dapat diketahui bahwa dalam melakukan administrasi, seorang
administrator dibantu oleh orang-orang yang bekerja sama dalam menjalankan
tugas-tugas yang harus ditunaikan dan tugas-tugas tersebut harus diselaraskan
dan dipadukan supaya mengarah kepada tujuan yang diingini. Kerjasama
orang-orang dalam mencapai tujuan itu perlu disusun dan diatur, dan untuk itu
administrasi memerlukan organisasi. Karena di dalam administrasi ini yang
dihadapi adalah orang-orang yang bekerja dengan akal dan perasaannya dengan
menggunakan alat-alat dan materi lainnya, maka orang-orang perlu digerakkan
menuju sasaran yang akan dicapai, untuk itu diperlukan manajemen. Oleh sebab
itu organisasi dan manajemen merupakan sarana administrasi.
B. Rumusan Masalah.
1. Apa
Pengertian Dari Administrasi Negara.?
2. Bagimana
Pokok-pokok Pemikiran Administrasi.?
3. Apa Fungsi
Administrasi Negara.?
4. Bagaimna Hubungan Antar
Makna dan Defenisi Administrasi.?
5. Apa Unsur-Unsur
Administrasi.?
C.
Tujuan
Penulisan
Somoga penulisan makalah ini dapat bermanfaat bagi kawan-kawan
mahasiswa dan dapat juga menjadi wawasan kawan-kawan di dalam ilmu administrasi
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Administrasi
Administrasi berasal dari bahasa Latin :Ad = intensif
danministrare = melayani, membantu, memenuhi. Administrasi merujuk pada
kegiatan atau usaha untuk membantu, melayani, mengarahkan atau mengatur semua
kegiatan di dalam mencapai suatu tujuan.
ü
Administrasi adalah proses yang pada umumnya terdapat
pada semua usaha kelompok, pemerintah atau swasta, sipil atau militer, besar
atau kecil (White, 1958).
ü
Administrasi sebagai kegiatan kelompok yang mengadakan
kerjasama guna menyelesaikan tugas bersama (Simon, 1958).
ü
Administrasi didefinisikan sebagai bimbingan,
kepemimpinan dan pengawasan usaha kelompok individu guna mencapai tujuan
bersama (Newman, 1963).
Pengertian Administrasi dalam bahasa Indonesia ada 2
(dua) :
a.
Administrasi berasal dari bahasa Belanda,
“Administratie” yang merupakan pengertian Administrasi dalam arti sempit, yaitu
sebagai kegiatan tata usaha kantor (catat-mencatat, mengetik, menggandakan, dan
sebagainya). Kegiatan ini dalam bahasa Inggris disebut : Clerical works
(FX.Soedjadi, 1989).
b.
Administrasi dalam arti luas, berasal dari bahasa
Inggris “Administration” , yaitu proses kerjasama antara dua orang atau lebih
berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah
ditentukan (S.P. Siagian, 1973) Berdasarkan hal tersebut diatas, administrasi
ialah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun
sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen,
yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.
dengan hubungan manusia, dan juga aliran-aliran perilaku, teori proses,
pendekatan kuantitatif, pendekatan sistem dan pendekatan kontingensi.
Para ahli teori klasik terutama menekankan pada
pemikiran F.W Taylor dan Henry Fayol dan Max Webber dengan kontribusi dari para
ahli teori klasik lainnya. Kemudian membahas pendikatan hubungan manusia,
pendekatan prilaku,pendekatan proses, pendekatan kuantatif, pendekatan sistem
dan pendekatan kontingensi yang merupakan acuan pendekatan studi dalam
administrasi modern. Teori selalu berkembang dan tidak mengenal akhir. Apalagi
tidak satu teoripun yang bisa gambarkan secara lengkap tentang kenyataan kerja
sama keorganisasian yang kita alami.Oleh sebab itu teori klasik bukan berarti
sudah kadaluarsa dan teori modern dan kontemporer adalah up to date, tetapi
kedua-duanya saling lengkapi atas kelemahan masing-masing.
Meskipun
demikian baru pada akhir abad 19 awal abad 20 pengalaman tersebut ditelaah dan
dianalisis secara ilmiah yang dikumpulkan dalam satu disiplin ilmu yaitu Ilmu
Administrasi. Melalui analisis sejarah dapat dilacak dan diketahui bahwa
kira-kira tahun 1300 SM bangsa mesir telah mengenal Administrasi, Max webber
“Mesir sebagai satu-satunya Negara paling tua yang memiliki Administrasi
Birokratik”.Demikian juga tiongkok kuno, dapat diketahui tentang konstitusi
Chow yang dipengaruhi oleh ajaran Confucius dalam “administrasi Pemerintahan”.
Yunani (430 SM) dengan susunan kepengurusan Negara yang demokratis, Romawi
dengan “de ofiis” dan “de Legibus”nya Marcus Tullius Cicero dan abad 17 di
perusia, Austria, Jerman, dan Prancis dengan Kameralisyang mengembangkan
Administrasi Negara, Misalnya : Sistem Pembukuan dalam hal administrasi
keuangan Negara, Markantilis (sentralisasi Ekonomi dan politik) dan Kaum
Fisiokrat yang berpengaruh selama kurun waktu 1550 – 1700 san.
Fakta
administrasi seperti dikemukakan diatas hingga 1886 dikenal sebagai praktek dan
teknik kerjasama sebagai seni administrasi yang belum ditelaah secara ilmiah.
Adapun puncak analisis ilmiah mengenai fenomena administrasi berdasarkan fakta
sejarah dimulai pada akhir abad 19 dengan munculnya gerakan manajemen ilmiyah
yang dipelopori F.W Taylor (1856 1925) dan gerakan general and industrial
administration yang dipelopori H. Fayol (1841-1925) sekaligus beri identitas
ilmu bagi adminstrasi yang kemudian disempurnakan dengan munculnya berbagai
teori dan pendekatan studi administrasi.
B.
Pokok
Pemikiran Administrasi.
1. Administrasi merupakan rangkaian kegiatan penataan.
Kegiatan penataan ini
merupan kegiatan menyusaun atau mengarsipakan surat-surat untuk dapat di
jadikan sebagai sumber informasi, merencanakan kegiatan-kegiatan yang perlu di
kerjakan, menyusun dan membagi kerja dalam urusan logis.
2.
Rangkaian kegiatan
penataan itu oleh sekelompok orang
Kesluruhan proses
kerjasama antara dua orang manusia atau lebih atau banyak orang yang di
dasarkan atas rasionalitas tertentu. Administrasi sebagai proses kerjasama oleh
sekelompok orang.
3.
Administrasi
merupakan usaha kerjasama dari sekelompok orang tersebut
Suatu proses yang
umum ada pada setiap usaha kelompok-kelompok baik pemerintah maupun swasta,
sipil, maupun militer, dalam ukuran yang besar maupun kecil. Rangkaian
perbuatan yang di lakukan secara bersama-sama secara teratur oleh dua
orang atau sekelompok orang yang menimbulkan akibat yang sebenarnya tidak akan
terjadi apabila di lakukan oleh masing- masing seorang diri.
4.
Usaha kerjasama itu
mempunyai tujuan tertentu yang ingin di capai.
Segala kegiatan dan
tidakan yang di lakukan untuk mencapai tujuan (termasuk juga di dalamnya
tindakan untuk menentukan tujuan itu sendiri, atau dengan kata lain bersifat
melihat ke depan artinya kepada pencapaian tujuan pada masa yang akan datang).
Rangkaian perbuatan manusia yang mengandung maksud tertentu yang memang di
kehendaki oleh orag yang melakukan perbuatan itu. Di sini pula segenap
aktifitas yang terjadi sebagai akibat perbuatan tersebut.
C.
Beberapa
Fungsi Administrasi Menurut Para Ahli.
sebutan
fungsi administrasi . Pada umumnya fungsi administrasi menjadi tanggung jawab pimpinan
(pejabat manajemen).
Beberapa
fungsi administrasi yang penting menurut para ahli adalah :
o
Freeman, Membedakan 6 fungsi administrasi
yaitu :
1. perencanaan (planning),
2. pengorganisasian
(organizing).
3. pengarahan
(directing).
4. pengawasan (controlling).
5. koordinasi(coordinating)
o
George R. Teryy, membedakan 4 fungsi
administrasi, yaitu :
1. perencanaan (planning).
2. pengorganisasian
(organizing).
3. penggerakan
(actuating).
4. pengawasan
(controlling;
o
Henry Fayol, membedakan 5 fungsi
administrasi, yaitu :
1. perencanaan
(planning).
2. pengorganisasian
(organizing).
3. perintah
(commanding)
4. koordinasi
(coordinating)
5. pengawasan
(controlling).
Pada saat ini dengan semakin berkembangnya
administrasi, untuk memudahkan
pelaksanaannya, fungsi-fungsi administrasi
disederhanakan menjadi 4, yaitu:
a. Perencanaan
(planning)
b. Pengorganisasian
(Organizing)
c. Pelaksanaan
( implementing)
d. Penilaian
(evaluation)
D. Hubungan
Antar Makna dan Defenisi Administrasi
Sekalipun dengan susunan kata-kata yang berlainan
namun semua defenisi tersebut diatas mempunyai inti yang sama yaitu memandang
administrasi sebagai suatu jenis kegiatan, aktivitas pekerjaan perbuatan,
tindakan ataupun usaha. Tetapi kegiatan yang dilakukan tidak hanya satu macam
melainkan merupakan suatu rangkaian kegiatan.
Jadi, sesungguhnya administrasi dapat dipandang
sebagai suatu rangkaian, tetapi juga dapat dipandang sebagai proses pemikiran.
Begitu luasnya bidang yang dicakup oleh istilah administrasi, sehingga Robert
prestus sampai-sampai mengungkapkan bahwa cakupan ilmu-ilmu sosial lainnya
karena kerja sama dalam setiap aspek kehidupan.
E.
Unsur-Unsur
Administrasi.
1. Organisasi
Adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa
penyusunan suatu kerangka yang menjadi wadah bagi segenap kegiatan
kerjasama dengan cara mengelompokkan pekerjaan – pekerjaan yang harus
dilakukan, membagi tugas diantara para pejabat yang harus melaksanakan,
menetapkan wewenang dan tanggung jawab masing – masing, serta menyusun jalinan
hubungan diantara para pejabatnya. Adalah sistem usaha kerjasama
sekelompok orang yang terikat secara formal untuk mencapai tujuan yang telah
ditentukan.
2. Manajemen
Adalah rangkaian kegiatan penataan yang
berupa penggerakkan orang –orang dan pengarahan fasilitas kerja agar tujuan
kerjasama benar – benar tercapai. Adalah kemampuan manajer untuk
menggerakkan orang dan mengerahkan segenap fasilitas yang ada dalam organisasi
untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
3. Komunikasi
Adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa
penyampaian warta dariseseorang kapada pihak lain dalam kerjasama dalam
mencapai tujuan tertentu. Adalah proses penyampaian informasi atau berita
dari satu pihak kepada pihak lain melalui media sehingga timbul adanya timbal
balik dan saling pengertian.
4. Kepegawaian
Adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa
penghimpunan, pencatatan, pengolahan, penggandaan, pengiriman, penyimpanan,
pemeliharaan, penyusutan, dan
pemusnahaan informasi. Adalah suatu prsoses untuk merencanakan, mengembangkan dan memelihara
potensi yang ada pada manusia untuk mencapai tujuan.
5. Perbekalan
Perbekalan adalah salah satu unsur administrasi ysng merupakan aktifitas
yang menyangkut paut tentang peralatan yang dibutuhkan dalam suatu usaha karja
sama atau organisasi, yang meliputi proses pengadaan, penyimpanan, sampai
kepada penyingkiran barang-barang yang sudah tidak dipergunakan lagi.
6. Keuangan
keuangan merupakan unsur administrasi yang menyangkut paut tentang masalah
pembiayaan dalam suatu usaha kerjasama, yaitu yang berkenaan dengan penataan
pengelolaan segi-segi pembiayaan, yang meliputi penentuan sumber-sumber biaya,
cara memperoleh serta mempertanggungjawabkannya. Kesemuanya itu merupakan
fungsi keuangan. Masalah keuangan adalah masalah yang sangat penting
bagii setiap usaha kerja sama, setiap usaha kerja sama atau organisasii
selalu memerlukan pembiayaan.
7. Ketatausahaan
Tata usaha sebaga salah satu unsur dari administrasi merupakan
kegiatan pelayanan terhadap penyelenggaraan usaha kerjasama, yang meliputi
kegiatan pencatatan, pengiriman dan penyimpanan bahan keterangan.
Wujud dari pada keterangan-keterangan yang merupakan sasaran pokok dari
kegiatan tata usaha dapat berupa surat-surat, formulir, kartu-kartu,
daftar-daftar, gambar foto-foto dan benda lainnya yang dapat memberi
keterangan.
8. Hubungan Masyarakat
Hubungan masyrakat yang diistilahkan pula dengan “ Public Relation “
merupakan kegiatan usaha kerja sama untuk menciptakan hubungan baik dengan
masyarakat atau pihak lain di sekitarnya agar mendapatkan dukungan secara sadar
dan suka rela.
9. Humas
Humas adalah suatu aktivitas yang berusaha untuk menjaga hubungan baik atau jalinan baik antara organisasi yang satu dengan organisasi yang lain.
Humas adalah suatu aktivitas yang berusaha untuk menjaga hubungan baik atau jalinan baik antara organisasi yang satu dengan organisasi yang lain.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan.
Administrasi
dalam arti luas, berasal dari bahasa Inggris “Administration” , yaitu proses kerjasama
antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai
tujuan bersama yang telah ditentukan (S.P. Siagian, 1973) Berdasarkan hal
tersebut diatas, administrasi ialah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan
bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi, baik
dalam pengertian luas maupun sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan
melalui fungsi-fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. dengan hubungan manusia, dan
juga aliran-aliran perilaku, teori proses, pendekatan kuantitatif, pendekatan
sistem dan pendekatan kontingensi.
Administrasi
secara garis besar terbagi atas 2 cabang besar yaitu : a. Administrasi Negara
Administrasi negara mempunyai banyak sekali definisi, yang secara umum dapat
dibagi dalam dua kategori. Pertama, definisi yang melihat administrasi negara
hanya dalam lingkungan lembaga eksekutif saja. Dan kedua, definisi yang melihat
cakupan administrasi negara meliputi semua cabang pemerintahan dan hal-hal yang
berkaitan dengan publik. b. Administrasi Niaga Menurut Prof. Dr. MR. S. Prajudi
Admosudidjo dalam bukunya yang berjudul “Administrasi Niaga atau Business
Administration” adalah suatu pengertian yang mencakup dua pengertian menjadi
satu, yaitu :
DAFTAR PUSTAKA
AtengSjafrudin.1976.
pengaturan kordinator Pemerintahan Di Daerah Bandung: tarsito.
Atmosudirjo, Prajudi.
1994. Hukum administrasi negara. Jakarta:Ghalia Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar