Kamis, 02 Mei 2013



TUGAS
MAKALAH
ADMINISTRASI DAN UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI
OLEH :
NAMA           : ARIFUDIN
NIM               : GAB 112 133

KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA
2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis telah panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, sang Pencipta alam semesta, manusia, dan kehidupan beserta seperangkat aturan-Nya, karena berkat limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta inayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan tema Administrasi Dengan Unsur-Unsur Administrasi” yang sederhana ini dapat terselesaikan tidak kurang daripada waktunya.
Maksud dan tujuan dari penulisan makalah ini tidaklah lain untuk memenuhi salah satu dari sekian kewajiban mata kuliah Administrasi Negra serta merupakan bentuk langsung tanggung jawab penulis pada tugas yang diberikan.
Demikian pengantar yang dapat penulis sampaikan dimana penulis pun sadar bawasannya penulis hanyalah seorang manusia yang tidak luput dari kesalahan dan kekurangan, sedangkan kesempurnaan hanya milik Tuhan Azza Wa’jala hingga dalam penulisan dan penyusununnya masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif akan senantiasa penulis nanti dalam upaya evaluasi diri.
Akhirnya penulis hanya bisa berharap, bahwa dibalik ketidak sempurnaan penulisan dan penyusunan makalah ini adalah ditemukan sesuatu yang dapat memberikan manfaat atau bahkan hikmah bagi penulis, pembaca, dan bagi seluruh mahasiswa-mahasiswi.




Palangka Raya, 22, Maret, 2013



DAFTAR ISI
KATA PENGNTAR................................................................................................................................................i
DAFTAR ISI............................................................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.
A.      LATAR BELAKANG..............................................................................................................................1
B.      RUMUSAN MASALAH.........................................................................................................................2
C.      TUJUAN PENULISAN..........................................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN
A.      PENGERTIAN ADMINISTARASI.....................................................................................................3
B.      POKOK-POKOK PEMIKIRAN ADMINISTRASI..........................................................................4
C.      BEBERAPA FUNGSI ADMINISTRASI MENURUT PARA AHLI............................................4
D.     HUBUNGAN ANTAR MAKNA DAN DEFINISI ADMINISTRASI..........................................5
E.      UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI.....................................................................................................5
BAB III PENUTUP.
A.      KESIMPULAN. .......................................................................................................................................6
B.      SARAN.......................................................................................................................................................6






DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang.
Setiap orang tentu mempunyai tujuan dan berusaha untuk mencapainya. Tujuan itu akan berbeda bagi setiap orang antara lain karena pengaruh pengetahuan dan pengalaman yang berbeda. Namun demikian , setiap orang akan sama dalam satu hal yaitu ingin mempertahankan dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Memepertahankan dan memenuhi kebutuhan hidup ini dapat dianggap sebagai tujuan pokok manusia. Untuk mencapai tujuan itu orang harus melakukan aktivitas-aktivitas (kegiatan) tertentu. Disinilah mulai timbulnya administrasi dan orang yang melakukan administrasi tersebut dinamakan administrator. Dengan demikian, siapapun dapat melakukan administrasi.
Manusia selalu hidup berkelompok dalam menjalankan kehidupannya. Salah satu kelompok itu ialah sebuah kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Segenap proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerja sama dari sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu dipelajari oleh suatu cabang ilmu , yang disebut Ilmu Administrasi.
Ilmu Administrasi merupakan suatu ilmu yang luas coraknya. Sebab ilmu ini menerima sumbangan-sumbangan berbagai pengertian, cara pemikiran, dan cara pendekatan dari cabangcabang ilmu lainnya. Sebagai pengetahuan sistematis, ilmu ini mewujudkan berbagai pernyataan yang mempunyai bentuk preskripsi dan berbagai proposisi berupa prinsip ilmiah, kaidah ilmiah, dan teori ilmiah.
Oleh karena manusia secara kodrat terbatas kemampuannya maka ada kalanya dia tidak dapat melakukan kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuannya itu sendirian saja. Untuk itu dia harus menggunakan tenaga orang lain dalam arti bekerja sama dengan orang lain dalam mencapai tujuannya, atau berorganisasi. Dalam organisasi ini diperlukan pula manajemen yaitu usaha untuk mengkoordinasikan semua tugas yang dilakukan oleh orang-orang dan mengarahkannya kepada tujuan yang hendak dicapai. Dengan demikian, organisasi dan manajemen adalah merupakan sarana dari administrasi.
Dari uraian diatas dapat diketahui bahwa dalam melakukan administrasi, seorang administrator dibantu oleh orang-orang yang bekerja sama dalam menjalankan tugas-tugas yang harus ditunaikan dan tugas-tugas tersebut harus diselaraskan dan dipadukan supaya mengarah kepada tujuan yang diingini. Kerjasama orang-orang dalam mencapai tujuan itu perlu disusun dan diatur, dan untuk itu administrasi memerlukan organisasi. Karena di dalam administrasi ini yang dihadapi adalah orang-orang yang bekerja dengan akal dan perasaannya dengan menggunakan alat-alat dan materi lainnya, maka orang-orang perlu digerakkan menuju sasaran yang akan dicapai, untuk itu diperlukan manajemen. Oleh sebab itu organisasi dan manajemen merupakan sarana administrasi.
B.     Rumusan Masalah.
1.      Apa Pengertian Dari Administrasi Negara.?
2.      Bagimana Pokok-pokok Pemikiran Administrasi.?
3.      Apa Fungsi Administrasi Negara.?
4.      Bagaimna Hubungan Antar Makna dan Defenisi Administrasi.?
5.      Apa Unsur-Unsur Administrasi.?
C.      Tujuan Penulisan
Somoga penulisan makalah ini dapat bermanfaat bagi kawan-kawan mahasiswa dan dapat juga menjadi wawasan kawan-kawan di dalam ilmu administrasi













BAB II
PEMBAHASAN
A.     Pengertian Administrasi
Administrasi berasal dari bahasa Latin :Ad = intensif danministrare = melayani, membantu, memenuhi. Administrasi merujuk pada kegiatan atau usaha untuk membantu, melayani, mengarahkan atau mengatur semua kegiatan di dalam mencapai suatu tujuan.
ü  Administrasi adalah proses yang pada umumnya terdapat pada semua usaha kelompok, pemerintah atau swasta, sipil atau militer, besar atau kecil (White, 1958).
ü  Administrasi sebagai kegiatan kelompok yang mengadakan kerjasama guna menyelesaikan tugas bersama (Simon, 1958).
ü  Administrasi didefinisikan sebagai bimbingan, kepemimpinan dan pengawasan usaha kelompok individu guna mencapai tujuan bersama (Newman, 1963).
Pengertian Administrasi dalam bahasa Indonesia ada 2 (dua) :
a.       Administrasi berasal dari bahasa Belanda, “Administratie” yang merupakan pengertian Administrasi dalam arti sempit, yaitu sebagai kegiatan tata usaha kantor (catat-mencatat, mengetik, menggandakan, dan sebagainya). Kegiatan ini dalam bahasa Inggris disebut : Clerical works (FX.Soedjadi, 1989).
b.      Administrasi dalam arti luas, berasal dari bahasa Inggris “Administration” , yaitu proses kerjasama antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan (S.P. Siagian, 1973) Berdasarkan hal tersebut diatas, administrasi ialah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. dengan hubungan manusia, dan juga aliran-aliran perilaku, teori proses, pendekatan kuantitatif, pendekatan sistem dan pendekatan kontingensi.
Para ahli teori klasik terutama menekankan pada pemikiran F.W Taylor dan Henry Fayol dan Max Webber dengan kontribusi dari para ahli teori klasik lainnya. Kemudian membahas pendikatan hubungan manusia, pendekatan prilaku,pendekatan proses, pendekatan kuantatif, pendekatan sistem dan pendekatan kontingensi yang merupakan acuan pendekatan studi dalam administrasi modern. Teori selalu berkembang dan tidak mengenal akhir. Apalagi tidak satu teoripun yang bisa gambarkan secara lengkap tentang kenyataan kerja sama keorganisasian yang kita alami.Oleh sebab itu teori klasik bukan berarti sudah kadaluarsa dan teori modern dan kontemporer adalah up to date, tetapi kedua-duanya saling lengkapi atas kelemahan masing-masing.
Meskipun demikian baru pada akhir abad 19 awal abad 20 pengalaman tersebut ditelaah dan dianalisis secara ilmiah yang dikumpulkan dalam satu disiplin ilmu yaitu Ilmu Administrasi. Melalui analisis sejarah dapat dilacak dan diketahui bahwa kira-kira tahun 1300 SM bangsa mesir telah mengenal Administrasi, Max webber “Mesir sebagai satu-satunya Negara paling tua yang memiliki Administrasi Birokratik”.Demikian juga tiongkok kuno, dapat diketahui tentang konstitusi Chow yang dipengaruhi oleh ajaran Confucius dalam “administrasi Pemerintahan”. Yunani (430 SM) dengan susunan kepengurusan Negara yang demokratis, Romawi dengan “de ofiis” dan “de Legibus”nya Marcus Tullius Cicero dan abad 17 di perusia, Austria, Jerman, dan Prancis dengan Kameralisyang mengembangkan Administrasi Negara, Misalnya : Sistem Pembukuan dalam hal administrasi keuangan Negara, Markantilis (sentralisasi Ekonomi dan politik) dan Kaum Fisiokrat yang berpengaruh selama kurun waktu 1550 – 1700 san.
Fakta administrasi seperti dikemukakan diatas hingga 1886 dikenal sebagai praktek dan teknik kerjasama sebagai seni administrasi yang belum ditelaah secara ilmiah. Adapun puncak analisis ilmiah mengenai fenomena administrasi berdasarkan fakta sejarah dimulai pada akhir abad 19 dengan munculnya gerakan manajemen ilmiyah yang dipelopori F.W Taylor (1856 1925) dan gerakan general and industrial administration yang dipelopori H. Fayol (1841-1925) sekaligus beri identitas ilmu bagi adminstrasi yang kemudian disempurnakan dengan munculnya berbagai teori dan pendekatan studi administrasi.
B.     Pokok Pemikiran Administrasi.
1.       Administrasi merupakan rangkaian kegiatan penataan.
Kegiatan penataan ini merupan kegiatan menyusaun atau mengarsipakan surat-surat untuk dapat di jadikan sebagai sumber informasi, merencanakan kegiatan-kegiatan yang perlu di kerjakan, menyusun dan membagi kerja dalam urusan logis.
2.      Rangkaian kegiatan penataan itu oleh sekelompok orang
Kesluruhan proses kerjasama antara dua orang manusia  atau lebih atau banyak orang yang di dasarkan atas rasionalitas tertentu. Administrasi sebagai proses kerjasama oleh sekelompok orang.
3.      Administrasi merupakan usaha kerjasama  dari sekelompok orang tersebut
Suatu proses yang umum ada pada setiap usaha kelompok-kelompok baik pemerintah maupun swasta, sipil, maupun militer, dalam ukuran yang besar maupun kecil. Rangkaian perbuatan  yang di lakukan secara bersama-sama secara teratur oleh dua orang atau sekelompok orang yang menimbulkan akibat yang sebenarnya tidak akan terjadi apabila di lakukan oleh masing- masing seorang diri.
4.      Usaha kerjasama itu mempunyai tujuan tertentu yang ingin di capai.
Segala kegiatan dan tidakan yang di lakukan untuk mencapai tujuan (termasuk juga di dalamnya tindakan untuk menentukan tujuan itu sendiri, atau dengan kata lain bersifat melihat ke depan artinya kepada pencapaian tujuan pada masa yang akan datang). Rangkaian perbuatan manusia yang mengandung maksud tertentu yang memang di kehendaki oleh orag yang melakukan perbuatan itu. Di sini pula segenap aktifitas yang terjadi sebagai akibat perbuatan tersebut.
C.      Beberapa Fungsi Administrasi Menurut Para Ahli.
sebutan fungsi administrasi . Pada umumnya fungsi administrasi menjadi tanggung jawab pimpinan (pejabat manajemen).
Beberapa fungsi administrasi yang penting menurut para ahli adalah :
o   Freeman, Membedakan 6 fungsi administrasi yaitu :
1.       perencanaan (planning),
2.      pengorganisasian (organizing).
3.      pengarahan (directing).
4.       pengawasan (controlling).
5.       koordinasi(coordinating)
o   George R. Teryy, membedakan 4 fungsi administrasi, yaitu :
1.       perencanaan (planning).
2.      pengorganisasian (organizing).
3.      penggerakan (actuating).
4.      pengawasan (controlling;
o   Henry Fayol, membedakan 5 fungsi administrasi, yaitu :
1.      perencanaan (planning).
2.      pengorganisasian (organizing).
3.      perintah (commanding)
4.      koordinasi (coordinating)
5.      pengawasan (controlling).
Pada saat ini dengan semakin berkembangnya administrasi, untuk memudahkan
pelaksanaannya, fungsi-fungsi administrasi disederhanakan menjadi 4, yaitu:
a.       Perencanaan (planning)
b.      Pengorganisasian (Organizing)
c.       Pelaksanaan ( implementing)
d.      Penilaian (evaluation)

D.     Hubungan Antar Makna dan Defenisi Administrasi
Sekalipun dengan susunan kata-kata yang berlainan namun semua defenisi tersebut diatas mempunyai inti yang sama yaitu memandang administrasi sebagai suatu jenis kegiatan, aktivitas pekerjaan perbuatan, tindakan ataupun usaha. Tetapi kegiatan yang dilakukan tidak hanya satu macam melainkan merupakan suatu rangkaian kegiatan.
Jadi, sesungguhnya administrasi dapat dipandang sebagai suatu rangkaian, tetapi juga dapat dipandang sebagai proses pemikiran. Begitu luasnya bidang yang dicakup oleh istilah administrasi, sehingga Robert prestus sampai-sampai mengungkapkan bahwa cakupan ilmu-ilmu sosial lainnya karena kerja sama dalam setiap aspek kehidupan.
E.      Unsur-Unsur Administrasi.
1.      Organisasi
Adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa penyusunan suatu  kerangka yang menjadi wadah bagi segenap kegiatan kerjasama dengan cara mengelompokkan pekerjaan – pekerjaan yang harus dilakukan, membagi tugas diantara para pejabat yang harus melaksanakan, menetapkan wewenang dan tanggung jawab masing – masing, serta menyusun jalinan hubungan diantara para pejabatnya. Adalah sistem usaha kerjasama sekelompok orang yang terikat secara formal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.


2.       Manajemen
 Adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa penggerakkan orang –orang dan pengarahan fasilitas kerja agar tujuan kerjasama benar – benar tercapai. Adalah kemampuan manajer untuk menggerakkan orang dan mengerahkan segenap fasilitas yang ada dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
3.      Komunikasi
Adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa penyampaian warta dariseseorang kapada pihak lain dalam kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu. Adalah proses penyampaian informasi atau berita dari satu pihak kepada pihak lain melalui media sehingga timbul adanya timbal balik dan saling pengertian.
4.      Kepegawaian
Adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa penghimpunan, pencatatan, pengolahan, penggandaan, pengiriman, penyimpanan, pemeliharaan, penyusutan, dan pemusnahaan informasi. Adalah suatu prsoses untuk merencanakan, mengembangkan dan memelihara potensi yang ada pada manusia untuk mencapai tujuan.
5.      Perbekalan
Perbekalan adalah salah satu unsur administrasi ysng merupakan aktifitas yang menyangkut paut tentang peralatan yang dibutuhkan dalam suatu usaha karja sama atau organisasi, yang meliputi proses pengadaan, penyimpanan, sampai kepada penyingkiran barang-barang yang sudah tidak dipergunakan lagi.
6.       Keuangan
keuangan merupakan unsur administrasi yang menyangkut paut tentang masalah pembiayaan dalam suatu usaha kerjasama, yaitu yang berkenaan dengan penataan pengelolaan segi-segi pembiayaan, yang meliputi penentuan sumber-sumber biaya, cara memperoleh serta mempertanggungjawabkannya. Kesemuanya itu merupakan fungsi keuangan. Masalah keuangan adalah masalah yang sangat penting bagii   setiap usaha kerja sama, setiap usaha kerja sama atau organisasii selalu memerlukan pembiayaan.

7.       Ketatausahaan
Tata usaha sebaga salah satu unsur dari   administrasi merupakan kegiatan pelayanan terhadap penyelenggaraan usaha kerjasama, yang meliputi kegiatan pencatatan, pengiriman dan penyimpanan bahan keterangan.
Wujud dari pada keterangan-keterangan yang merupakan sasaran pokok dari kegiatan tata usaha dapat berupa surat-surat, formulir, kartu-kartu, daftar-daftar, gambar foto-foto dan benda lainnya yang dapat memberi keterangan.
8.      Hubungan Masyarakat
Hubungan masyrakat yang diistilahkan pula dengan “ Public Relation “ merupakan kegiatan usaha kerja sama untuk menciptakan hubungan baik dengan masyarakat atau pihak lain di sekitarnya agar mendapatkan dukungan secara sadar dan suka rela.
9.      Humas
Humas adalah suatu aktivitas yang berusaha untuk menjaga hubungan baik atau jalinan baik antara organisasi yang satu dengan organisasi yang lain.











BAB III
PENUTUP
A.     Kesimpulan.
Administrasi dalam arti luas, berasal dari bahasa Inggris “Administration” , yaitu proses kerjasama antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan (S.P. Siagian, 1973) Berdasarkan hal tersebut diatas, administrasi ialah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. dengan hubungan manusia, dan juga aliran-aliran perilaku, teori proses, pendekatan kuantitatif, pendekatan sistem dan pendekatan kontingensi.
Administrasi secara garis besar terbagi atas 2 cabang besar yaitu : a. Administrasi Negara Administrasi negara mempunyai banyak sekali definisi, yang secara umum dapat dibagi dalam dua kategori. Pertama, definisi yang melihat administrasi negara hanya dalam lingkungan lembaga eksekutif saja. Dan kedua, definisi yang melihat cakupan administrasi negara meliputi semua cabang pemerintahan dan hal-hal yang berkaitan dengan publik. b. Administrasi Niaga Menurut Prof. Dr. MR. S. Prajudi Admosudidjo dalam bukunya yang berjudul “Administrasi Niaga atau Business Administration” adalah suatu pengertian yang mencakup dua pengertian menjadi satu, yaitu :




DAFTAR PUSTAKA
AtengSjafrudin.1976. pengaturan kordinator Pemerintahan Di Daerah Bandung: tarsito.
Atmosudirjo, Prajudi. 1994. Hukum administrasi negara. Jakarta:Ghalia Indonesia.